lifestyle

Kapolsek Prigen Tegas! Gledekan Tretes Dihentikan Hingga SOP Dievaluasi

Selasa, 14 Juli 2026 | 22:26 WIB
Foto: Kapolsek Prigen menghentikan sementara aktivitas Gledekan Tretes hingga evaluasi standar keselamatan dan SOP selesai dilakukan. (Ist)

PASURUAN, Narasisatu.com - Insiden yang menewaskan nyali dalam ajang "Gledekan Tretes" di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, berujung pada penghentian sementara seluruh aktivitas olahraga ekstrem tersebut.

Keputusan itu diambil setelah salah satu peserta mengalami luka serius akibat menghantam pagar pembatas saat melaju di lintasan pada Minggu (12/7/2026).

Langkah penghentian sementara itu ditegaskan langsung oleh Kapolsek Prigen, AKP Mulyono. Menurutnya, kegiatan gledekan tidak dapat terus dilaksanakan sebelum dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan standar operasional pelaksanaannya.

Kapolsek Mulyono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Penyelenggara Gledekan Tretes. Hasilnya, panitia menyatakan siap menghentikan sementara seluruh kegiatan sekaligus melakukan evaluasi terhadap SOP yang selama ini diterapkan.

Baca Juga: Kasus Penggandaan KTP Masuk Babak Baru, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dan Terbitkan DPO

"Kami sudah berkoordinasi dengan ketua penyelenggara. Beliau siap mengikuti arahan dan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan gledekan," ujar Mulyono.

Ia menegaskan, gledekan merupakan olahraga dengan tingkat risiko tinggi, sehingga seluruh aspek keselamatan wajib dipenuhi, mulai dari kondisi lintasan, sistem pengamanan, hingga kelayakan kendaraan yang digunakan peserta.

"Gledekan itu olahraga ekstrem. Standar keamanannya harus dipenuhi, baik jalurnya maupun kendaraan yang digunakan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Gledekan Tretes, Dian Cahyono, membenarkan adanya arahan penghentian sementara dari pihak kepolisian.

Baca Juga: TNI-Polri Pamekasan Pererat Sinergi, Siap Jaga Kondusivitas dan Layani Masyarakat

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi agar kegiatan dapat berlangsung lebih aman.

"Berhenti sementara untuk evaluasi. Kemarin saya juga sudah berkoordinasi dengan Bu Evi dari Kadis Provinsi," katanya.

Dian berharap kegiatan gledekan dapat kembali digelar setelah seluruh hasil evaluasi diterapkan, terutama terkait peningkatan standar keselamatan dan kelayakan peserta sesuai SOP yang baru. (*)

Terkini