Rabu, 15 Juli 2026

Menilik Lagi Pernyataan Febrie Adriansyah soal Dugaan Terkait Blackout Sumatera, Persilakan Audit Pasokan Batu Bara

Photo Author
Ayyub Al Ayyubi, Narasisatu.com
- Senin, 13 Juli 2026 | 20:47 WIB
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sempat membantah terkait dengan blackout Sumatera. (Dok. Kejaksaan Agung RI)
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sempat membantah terkait dengan blackout Sumatera. (Dok. Kejaksaan Agung RI)

Dugaan Korupsi dalam Blackout Sumatera 

Sebelumnya, Polisi telah mengungkapkan adanya dugaan tindakan korupsi sebagai salah satu penyebab blackout di Sumatera.

“Modus yang kami temukan dalam proses penyelidikan di antaranya terkait adanya dugaan manipulasi dokumen kualitas batu bara yang dikirimkan atau dipasok,” kata Direktur Penindakan Kortas Tipidkor Polri Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo kepada media pada 6 Juli 2026 lalu.

“(Diduga) ada manipulasi kuantitas batu bara yang dipasok ke PLTU, serta dugaan penyimpangan yang mengakibatkan pembayaran atau harga kontrak tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya,” tambahnya.

Akibat blackout yang terjadi, taksiran kerugian oleh penyidik terhadap negara mencapai sekitar Rp5 triliun.

Namun, jumlah kerugian pastinya masih menunggu laporan dari audit dan investigasi bersama BPK RI. ***

Halaman:

Editor: Ayyub Al Ayyubi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

Terpopuler

X