Sabtu, 18 Juli 2026

Lewat Mata Kuliah Kebudiutamaan, UIBU Perkuat Karakter Guru Masa Depan

Photo Author
Eko Purnomo, Narasisatu.com
- Jumat, 17 Juli 2026 | 18:53 WIB
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si

Narasisatu.com - Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) memperkenalkan Mata Kuliah Kebudiutamaan sebagai mata kuliah elektif nasional pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). 

Peluncuran yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026) itu menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperkuat pendidikan karakter bagi calon guru Indonesia.

Program tersebut dikembangkan untuk membangun keseimbangan antara kompetensi akademik dan karakter melalui lima nilai utama, yaitu Ke-Indonesia-an, Kemanfaatan, Kepedulian, Kepatuhan, serta Kepatutan.

Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menilai pendidikan karakter memiliki posisi penting dalam menyiapkan guru yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.

"Kebudiutamaan mengandung nilai-nilai luhur yang perlu menjadi fondasi dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah kemanfaatan sebagai pandangan filosofis aksiologis. Pintar itu penting, tetapi apa artinya kepintaran jika tidak menghadirkan manfaat bagi orang lain. Karena itu, kami ingin calon guru tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki orientasi untuk memberi manfaat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa mata kuliah tersebut dikembangkan dengan pendekatan yang terbuka sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai perguruan tinggi.

"Mata kuliah ini bersifat inklusif. Nilai-nilai yang ada di dalamnya bersifat universal dan dapat diterapkan oleh perguruan tinggi mana pun di Indonesia. Kami berharap Kebudiutamaan dapat menjadi kontribusi UIBU bagi penguatan pendidikan karakter di tingkat nasional," katanya.

UIBU memperkenalkan Mata Kuliah Kebudiutamaan

Koordinator PPG UIBU, Dr. Yulita Pujiharti, M.Kes., menjelaskan bahwa MK Kebudiutamaan telah resmi masuk ke dalam Learning Management System (LMS) Program PPG. Mata kuliah tersebut memuat lima materi utama yang diakhiri dengan Aksi Kebudiutamaan sebagai implementasi pembelajaran berbasis proyek.

"Aksi Kebudiutamaan menjadi bagian penting dalam mata kuliah ini karena mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas Dr. Yulita.

UIBU berharap implementasi mata kuliah tersebut dapat memperkuat kualitas pendidikan profesi guru sekaligus menjadi salah satu kontribusi perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Editor: Ayyub Al Ayyubi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X